Senin, 10 Maret 2014
FUNGSI TOOLSET
NO
|
NAMA
ALAT
|
FUNGSI
|
KESELAMATAN
PENGGUNAAN
|
1.
|
SOLDER
LISTRIK
|
1.Untuk
memanaskan timah , memanaskan tinol.
2.Mematri
kaki komponen dijalur PCB.
3.Menyambung
kawat kabel.
|
1.Hubungkan
steker solder dengan stop kontak (jala-jala listrik)
2.Tunggu
hingga suhu (panas) solder cukup untuk digunakan.
3.Bersihkan
permukaan logam yang akan di solder
4.Tunggu
hingga suhu solder mencapai panas yang cukup.
5.Bersihkan
seluruh permukaan logam yang akan disolder dari kotoran atau karat
6.berikan
pasta solder pada logam dan mata solder
7.Lapisi
mata solder dengan tinol
8.Tempelkan
mata solder (ujung solder) pada permukaan logam, berikan tinol secukupnya,
tunggu hingga tinol mencair, angkat mata solder dari permukaan logam hingga
tinol atau timah menempel.
|
2.
|
Tang
Pemotong
|
Digunakan
untuk memotong logam lunak seperti tinol/timah, kawat.
|
1.Buka
rahang tang
2.Masukan
logam lunak pada rahang tang kemudian potong.
|
3.
|
Tang
Kombinasi
|
1.Berfungsi untuk menjepit dan memotong, dengan rahang
bergigi.
2.Tang kombinasi dapat digunakan untuk membengkokkan
sesuatu contoh, kawat, flat. Dibelakang rahang terdapat penjepit yang bisa
digunakan untuk memotong sesuatu seperti kawat.
|
1.Buka
rahang tang
2.Masukan
kawat kedalam rahang tang untuk dibengkokkan atau dipotong.
|
4.
|
Obeng
Minus
|
1.Memasang
dan melepas baut bermata minus
|
1.Letakan
ujung obeng pada mata baut/ skrup dengan posisi vertical (lurus keatas)
2.Putar
obeng searah jarum jam untuk memasang baut
3.Putar
obeng berlawanan arah jarum jam untuk membuka baut/ skrup
|
5.
|
Obeng
Plus (Obeng Kembang)
|
1.Memasang
dan melepas baut bermata plus
|
1.Letakan
ujung obeng pada mata baut/ skrup dengan posisi vertical (lurus keatas)
2.Putar
obeng searah jarum jam untuk memasang baut/ skrup
3Putar obeng berlawanan arah jarum
jam untuk membuka baut/ skrup
|
6.
|
Cutter
|
1.Memotong
suatu benda untuk keperluan tertentu
|
1.Geser
pendorong pisau hingga pas untuk digunakan.
2.Potong
bagian yang akan dipotong
|
7.
|
Attractor
(Solder Pumpp)
|
Menghisap
timah atau tinol yang dicairkan oleh solder, jika tinol atau timah berlebihan
dan untuk membantu proses pengangkatan komponen dari papan pcb (membongkar).
|
1.Tekan
tuas yang ada pada solder pump
2.Tempelkan
ujung solder pump pada bagian yang ingin di hisap
3.Tekan
tombol pelepas tuas hingga solder pump menghisap tinol atau timah yang
dipanaskan
|
Keselamatan
Kerja :
1. Menggunakan
pakaian kerja
2. Menggunakan
alas kaki
3. Membaca
tata tertib laboratorium
4. Mengikuti
instruksi pembimbing laboratorium
KESELAMATAN KERJA
A.
Keselamatan
Kerja di Bengkel Elektronika
Pengertian keselamatan kerja adalah keselamatan yang berkaitan dengan mesin, pesawat, alat kerja, bahan dan proses pengolahannya, landasan tempat kerja dan lingkungannya serta cara-cara melakukan pekerjaan. Keselamatan kerja bersasaran segala tempat kerja, baik didarat, didalam tanah, dipermukaan air, didalam air, maupun diudara.Tempat-tempat demikian tersebar pada segenap kegiatan ekonomi, seperti pertanian, industri, pertambangan, perhubungan, pekerjaan umum, jasa dan lain-lain. Salah satu aspek penting sasaran keselamatan kerja mengingat resiko bahanya adalah penerapan teknologi, terutama teknologi yang lebih maju dan mutakhir. Keselamatan kerja adalah tugas semua orang yang bekerja.Keselamatan kerja adalah dari, oleh, untuk setiap tenaga kerja serta orang lainnya dan masyarakat pada umumnya juga pada alat kerja itu sendri.
Keselamatan dan kesehatan kerja adalah tujuan dari semua pihak yang terkait dengan aktifitas kerja/praktek, artinya tidak ada satu orangpun yang menginginkan tidak selamat dan tidak sehat. Dengan demikian keselamatan dan kesehatan kerja menjadi tugas dan kewajiban semua pihak.
Tujuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja :
1. Melindungi pekerja/praktikan dalam melaksanakan praktek.2. Menjamin pekerja/praktikan dalam meningkatkan produktivitas dengan memperoleh keselamatan dan kesehatan kerja.3. Menjamin keselamatan dan kesehatan kerja bagi setiap orang yang berada di laboratorium/bengkel dan juga lingkungannya.4. Menjamin sumber-sumber produksi dan peralatan praktek yang berada di laboratorium/bengkel untuk dapat digunakan, dirawat dan dipelihara secara aman dan efisien.5. Mencegah dan mengurangi terjadinya kecelakaan di tempat kerja dan lingkungannya.6. Mencegah dan mengurangi terjadinya kebakaran7. Mencegah dan mengurangi kerugian/kerusakan yang diderita semua pihak karena terjadinya kecelakaan/kebakaran.8. Pemberian Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (PPPK) sebagai langkah pertolongan awal dalam penanggulangan kecelakaan yang terjadi di laboratorium/bengkel.
Langganan:
Postingan (Atom)